News News

1_WAR_ifad_newsportlet
https://asia.ifad.org/web/indonesia/home/-/news/6169/normal?p_r_p_564233524_categoryId=0&_1_WAR_ifad_newsportlet_redirect=https%3A%2F%2Fasia.ifad.org%2Fweb%2Findonesia%2Fhome%3Fp_p_auth%3DKTbv51v8%26p_p_id%3D1_WAR_ifad_newsportlet%26p_p_lifecycle%3D0%26p_p_col_id%3Dcolumn-3%26p_p_col_count%3D1%26p_r_p_564233524_categoryId%3D0&#p_1_WAR_ifad_newsportlet
«Back

Pembinaan Kawasan Konservasi Daerah di Kab. Sukabumi

Display Date: 12/12/12

Dari hasil Pembinaan Kegiatan Faslitasi dan Pembinaan KKP dan KKPD di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 12 April 2012 menghasilkan rekomendasi sebagai berikut:

1.  Pertemuan dilakukan di kantor UPTD Konservasi Penyu Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pengendalian Smber Daya Kelautan dan Perikanan (Subtomy Subas, S.Pd.I, M.Si.) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi beserta Kepala Subbagian Tata Usaha (Janawi, S.Pi), Kepala UPTD Konservasi Penyu Pangumbahan (Arip Kuswandi ) beserta seluruh staf;

2.  UPTD Konservasi Penyu Pangumbahan sebagai pengeola Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan telah memilik sarana dan prasarana yang cukup memadai namun masih perlu peningkatan/penambahan agar tercapai pengelolaan yang efektif dan efisien. Beberapa fasilitas yang dimiliki antara lain:

a.    Kantor sebagai pusat kegiatan administrasi dan ketata usahaan;

b.    Gedung pertemuan tapi belum dilengkapi dengan peralatan audio visual;

c.    Wisma tinggal yang mampu menampung sekitar 20 orang;

d.    Aula sebagai tempat diskusi/rapat/menunggu para wisatawan yang hendak melihat Penyu Hijau bertelur;

e.    Mushollah;

f.     Tempat penangkaran penyu sebagai tempat pembesaran Penyu Sisik dan adaptasi Penyu yang baru datang;

g.    Kolam sentuh sebagai tempat untuk kegiatan penelitian dan pendidikan;

h.    Tempat penetasan telur penyu;

i.      Pompa air sebagai alat untuk mengambil air laut ke kolam sentuh namun pipa pralon dari pompa air ke laut belum ada;

j.     Gudang beserta peralatannya;

k.    Taman yang masih perlu perbaikan;

3.  Berdasarkan hasil evaluasi proses penetapan kawasan konservasi perairan maka ada beberapa hal yang perlu diperbaiki yaitu:

a.  Perubahan SK Bupati tentang Pencadangan Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan akan dilakukan setelah Rencana Tata Ruang Kabupaten (RTRWK) Sukabumi disahkan dengan mengakomodir Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan;

b.  Perubahan nama zona inti daratan dan zona inti perairan yang terdapat pada zonasi Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan tidak sesuai dengan nomenklatur tentang zonasi yang termuat dalam Permen KP No. 17 Tahun 2008 tentang Kawasan Konservasi di wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil agar segera diubah menjadi zona inti;

c.  Kepala UPTD Konservasi Penyu Pangumbahan perlu segera membuat SOP (Standar, Operasional, dan Prosedur) sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan seperti: tata cara penelitian dan pendidikan, wisata penyu mulai dari melihat penyu bertelur sampai pelepasan tukik, pengelolaan kolaboratif dengan pemangku kepentingan, dan sebagainya.

d. Soft file zonasi dalam bentuk shp (data base) sebagai dasar deliniasi zonasi Taman Pesisir Pantai Penyu Pangumbahan sudah ada;

e. Perlu koordinasi dan sinkronisasi kegiatan lebih lanjut dengan konsultan yang akan membuat Grand Design Konservasi Habitat Penyu, instansi terkait dan masyarakat setempat;

f.  Pada kesempatan kunjungan kami ini juga diserahterimakan Penyu Sisik sebanyak 2 (dua) ekor untuk dipelihara dan dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian dan pendidikan.

SERAH TERIMA PENYU SISIK

 

Comments

Image Gallery